Monday, April 1, 2013

Disebut Bela Eyang Subur, FPI Ancam Tempuh Jalur Hukum

Disebut Bela Eyang Subur, FPI Ancam Tempuh Jalur HukumJAKARTA â€" Front Pembela Islam (FPI) tak terima nama mereka disebut-sebut menjadi pihak yang membela Eyang Subur. FPI pun mengancam akan menempuh jalur hukum, karena nama mereka merasa dicemarkan.

"Kita tidak ada hubungannya sama sekali. Kalau begini caranya FPI bisa menempuh jalur hukum. Habib Soleh itu bukan anggota FPI," tegas Ketua FPI Jakarta, Habib Selon, saat berbincang dengan Okezone, Senin (1/4/2013).

Dalam acara yang digelar di kediaman Eyang Subur, Habib Soleh mengklaim FPI menegaskan Eyang Subur tidak sesat. Merasa namanya dicatut, FPI pun berniat menggelar jumpa pers, sore ini.

"Acara kemarin bukan acara FPI. Makanya nanti kita akan klarifikasi di kantor DPP FPI jam 16.00 sore. Kita mau bantah FPI ikut-ikut bela Eyang Subur," tandasnya.

FPI Bantah Ikut Bela Eyang Subur

FPI Bantah Ikut Bela Eyang SuburJAKARTA- Front Pembela Islam (FPI) membantah pemberitaan yang menyebut mereka membela Eyang Subur.

FPI dikait-kaitkan ketika Eyang Subur menggelar acara maulid, kemarin. Di sana, Eyang Subur ditemani Habib Soleh yang menegaskan dirinya membela Eyang Subur.

"FPI sama sekali tidak ikut-ikutan dalam masalah Eyang Subur dan Adi Bing Slamet. FPI tidak ada kaitannya dengan acara Eyang Subur kemarin," kata Ketua FPI Jakarta, Habib Selon saat berbincang dengan Okezone, Senin (1/4/2013).

Dalam jumpa pers kemarin, Habib Soleh meyakini Eyang Subur bukan dukun sesat seperti yang dituduhkan Adi Bing Slamet. Namun, Selon menegaskan jika Habib Soleh bukan anggota FPI.

"Habib Soleh bukan pengurus atau anggota FPI. Catat ini besar-besar. Tidak ada satu pun anggota FPI Jakarta yang hadir di acara Eyang Subur kemarin," tegasnya.

Freddie Mercury Pernah Selundupkan Lady Diana ke Klub Gay

Freddie Mercury Pernah Selundupkan Lady Diana ke Klub GayLONDON - Lady Diana terkenal sebagai sosok wanita yang mampu memancarkan pesona diri dan keanggunan. Terlepas dari status royalnya, siapa sangka jika bekas istri Pangeran Charles itu pernah pergi ke sebuah klub gay dengan Freddie Mercury.

Ibunda Pangeran William dan Pangeran Harry itu berpakaian sebagai seorang pria dan diselundupkan ke sebuah bar gay oleh vokalis Queen, Freddie Mercury.

Hal itu diungkapkan Cleo Rocos, seorang komedian era 80an asal Inggris, dalam bukunya. Bahkan, foto-foto Diana sedang menyambangi klub gay muncul di dunia maya, Minggu 31 Maret 2013, waktu setempat.

Dalam otobiografi tersebut diceritakan, Rocos dan pasangan komediannya, Kenny Everett, beserta Freddie dan Diana mendatangi sebuah klub gay, Vauxhall Tavern, di London. Demikian dikutip dari The Sun.

Di buku tersebut, Rocos teringat pada suatu sore saat dia dan teman-temannya sedang minum-minum bersama di rumah Kenny Everett di London. Dilanda kebosanan, mereka mencari sebuah hiburan dengan merencanakan menyelundupkan Lady Diana ke dalam Vauxhall Tavern dengan memakaikannya jaket kamuflase militer, topi kulit, dan kacamata aviator gelap.

"Kami memutuskan bahwa ikon paling terkenal di dunia modern mungkin hanya lewat sebagai seorang eksentrik berdandan seperti model pria gay," ungkap Rocos.

Di bukunya, Rocos bercerita saat memasuki klub, "Tempatnya sangat penuh. (Seperti) membutuhkan beribu-ribu tahun untuk menuju ke bar, dengan orang-orang yang selalu gembira menyambut kami. Itu sangat luar biasa keterlaluan dan anehnya menarik. Hati kami berdebar-debar dengan setiap orang berbulu-berkostum kulit yang menghampiri, namun tidak ada satupun, benar-benar tidak ada satupun, yang mengenali Diana.”

"Lalu kami menerobos melewati kerumunan berkostum kulit, sampai akhirnya kami berada di bar. Kami bersenggolan satu sama lain seperti bocah sekolah yang nakal. Diana dan Freddie cekikikan, tapi dia (Diana) memesan sebuah anggur putih dan sebuah bir. Setelah transaksi selesai, kami saling melihat satu sama lain, bersatu dalam kesuksesan kami. Kami berhasil!," sambungnya.

Lantaran menyamar, banyak orang yang berada di klub tersebut tidak mengetahui putri kecintaan semua orang itu berada di tengah-tengah mereka.

"Tidak pernah pergi ke sebuah bar dengan begitu gembira dan menyenangkan seperti itu. Kami lalu keluar dengan cepat, memanggil taksi dan kami membawa Diana kembali ke Kensington Palace. Tidak ada satupun orang yang mengetahui aksi kami," tandas Rocos.

Seperti diketahui, pelantun "I Want To Break Free", Freddie Mercury meninggal karena AIDS di usia 45 pada tahun 1991. Sementara Everett meninggal karena penyakit AIDS di usia 50 pada tahun 1995. Sedangkan Diana meninggal di usia 36 tahun dalam kecelakaan mobil di Paris pada 1997.

Adi Bing Slamet Siap Adukan Eyang Subur ke Presiden

Adi Bing Slamet Siap Adukan Eyang Subur ke PresidenJAKARTA â€" Adi Bing Slamet mengaku siap melaporkan Eyang Subur sampai ke Presiden, agar tidak ada lagi korban-korbannya yang lain.

Hari ini, Adi Cs melaporkan Eyang Subur ke Polda Metro Jaya, terkait ajaran sesat yang disebarkan olehnya. Menurut Adi, pelaporan ini tidak hanya sampai pihak kepolisian saja, melainkan hingga ke Presiden.

“Mungkin sampai ke Presiden pun saya akan lapor. Saya benar-benar akan serahkan pada ahli-ahlinya, biar enggak keluar dari jalur atau koridor," kata Adi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2013).

Lebih lanjut, Adi menegaskan maksud dan tujuan melaporkan Eyang Subur. Bekas penyanyi cilik itu ingin tidak ada lagi korban lainnya. Dia juga berharap, murid-murid Eyang Subur bisa kembali ke jalan yang benar.

"Saya bukan berarti pengin benar dalam masalah ini. Saya ingin supaya enggak ada korban lagi, dan membenarkan akidah yang utama. Subur ini apa yang dia kerjakan, dan ajarkan kepada saya, dan murid-muridnya yang sudah keluar ini sudah keluar dari akidah, menyimpang banget," tandasnya.(gal)

Venna Melinda Usir Suami dari Rumah?

Venna Melinda Usir Suami dari Rumah?JAKARTA- Kondisi rumah tangga Venna Melinda dan Ivan Fadilah tampak semakin tak harmonis. Ivan mengaku sudah tak tinggal bersama Venna sejak pekan lalu. Ivan pun tak menampik terjadi percekcokan di dalam rumah yang membuatnya memilih keluar dari rumah.

"Saat ini saya sudah enggak di rumah, ada hal-hal yang saya rasa lebih baik tidak di rumah. Sudah satu minggu ini intensitasnya semakin tinggi yang cukup membuat terganggu," ucap Ivan ditemui bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2013)

Meski tidak mengungkapkan secara langsung mengenai pertengkaran keduanya, Ivan memilih keluar rumah untuk menghindarkan sesuatu yang tak diinginkannya.
 
"Keluar ada sebabnya, enggak mungkin tiba-tiba keluar. Saya rasa lebih baik keluar daripada bertahan di situ. Ada hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Namun, dirinya membantah jika dia telah diusir oleh Venna akibat pertengkaran. Menurutnya, dia hanya menjaga emosinya dalam menghadapi istrinya.

"Kalau diusir ya Insya Allah masih ada hak rumah saya, dalam hukum masih ada hak. Kalau diusir namanya orang emosi bisa macam-macam, saya hanya menjaga emosi," jelasnya.

Eyang Subur Bagi-Bagi Uang di Perayaan Maulid

Eyang Subur Bagi-Bagi Uang di Perayaan Maulid JAKARTA - Eyang Subur baru menggelar maulid nabi, di kediamannya, di kawasan Jakarta Barat. Ada yang unik dari acara keagamaan tersebut.

Seusai acara, Eyang Subur mengambil segepok uang pecahan Rp50 ribu, dan membagi-bagikan kepada anak-anak yang menghadiri acara itu.

Dari kesaksian banyak orang, Eyang Subur gemar membagi-bagikan uang, dan barang kepada orang-orang yang dikenal maupun tidak dikenalnya. Dorce Gamalama bahkan mengaku, Eyang pernah membawa tukang emas ke rumahnya, dan menyuruh orang-orang memilih perhiasan yang disukainya.

Sehari sebelum menggelar acara keagamaan di rumahnya, Adi sempat menanyakan kesungguhan Eyang. Pasalnya, selama mengenai pria yang juga akrab dikenal Dukun S, dia sama sekali tidak pernah tahu Eyang pernah melakukan acara keagamaan. Karena itu Adi menuding Eyang tengah membangun citra sebagai orang religius.

"Bingung juga ada maulidan di rumah Eyang Subur. Yang enak Subur disuruh ceramah, jangan Habib Selon. Suruh ngaji, jadi imam, salat gimana," imbuhnya.

"Mau bicara pencitraan atau apapun, yang penting Eyang mau. Tapi saya yakin Adi Bing Slamet punya hati nurani, karena ini acara maulid," tandas Habib Soleh.

Lihat videonya, klik di sini.

Jonghyun "SHINee" Alami Kecelakaan

Jonghyun "SHINee" Alami KecelakaanSEOUL - Salah satu personel boyband SHINee, Kim Jonghyun, dikabarkan mengalami kecelakaan mobil, pagi ini, waktu setempat.

Sejauh ini, beberapa media di Korea masih memberitakan hasil investigasi kecelakaan tersebut.
 
Jonghyun dilarikan ke unit gawat darurat setelah menabrak pagar pembatas jalan saat melintasi jembatan Dongho. Jonghyun sedang mengendarai mobil pribadinya dalam perjalanan kembali ke dorm usai mengunjungi kediaman orangtuanya.
 
Pihak SM Entertainment mengkonfirmasi kabar kecelakaan tersebut. "Jonghyun sedang dalam perjalanan ke asrama dari rumah orangtuanya saat kecelakaan tersebut terjadi. Saat ini, dia sedang diperiksa karena adanya fraktur hidung. Jika dia mengalami patah tulang, maka ada kemungkinan dia akan melakukan perawatan di rumah sakit," ungkap salah satu staf SHINee, seperti dilansir Enewsworld.
 
Saat ditanya mengenai kegiatan yang akan dilakukan SHINee, anggota staff SM menjawab, "Mengobati luka Jonghyun adalah prioritas utama kami, jadi sulit untuk mengatakan kelanjutan kegiatan SHINee saat ini."
 
Pihak SM Entertainment juga memastikan, Jonghyun tidak berada dalam pengaruh alkohol saat mengendarai mobil pribadinya, dan mengalami kecelakaan.

Adik Ngaku Jarang Diberi Uang oleh Eyang Subur

Adik Ngaku Jarang Diberi Uang oleh Eyang SuburJOMBANG â€" Sutik, adik kandung Eyang Subur mengaku dia dan keluarga jarang diberikan uang oleh kakaknya. Padahal, selama ini kedermawanan Eyang Subur sering diberitakan televisi.

Kedermawanan Eyang Subur di Jakarta ternyata sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada di Dusun Tugu, Desa Kepatihan, Jombang, Jawa Timur. Di rumah yang kini ditempati Sutik, belum pernah direnovasi oleh pria yang juga dikenal Dukun S itu, meski kini dia telah kaya raya.

Menurut Sutik, Eyang Subur jarang memberikan uang atau barang berharga lain kepada keluarganya. Sampai-sampai, rumah peninggalan orangtua mereka pun tidak pernah diurus atau direnovasi untuk menjadi lebih bagus oleh Eyang Subur. Bahkan, yang mengganti lantai rumah tersebut adalah Sutik.

Padahal, Sutik mengaku hanya menggantungkan hidupnya dengan berjualan kue. Sementara di Jakarta, sang kakak seorang konglomerat.

Meski begitu, Sutik mengaku cukup senang hidupnya tidak perlu bergantung pada Eyang Subur. Sutik pun mengatakan bangga bisa hidup mandiri.(gal)

Keluarga Tak Tahu dari mana Asal Kekayaan Eyang Subur

Keluarga Tak Tahu dari mana Asal Kekayaan Eyang SuburJOMBANG â€" Sejak merantau ke Jakarta, Eyang Subur menjadi kaya raya. Namun sebagai adik kandung, Sutik, mengaku sama sekali tidak tahu-menahu asal kekayaan sang kakak.

Sutik membenarkan, jika pada tahun 1974, Eyang Subur merantau dengan Slamet ke Jakarta, dan bekerja di sebuah perusahaan konveksi. Namun setelahnya, Sutik tidak tahu lagi apa yang dikerjakan sang kakak.

Wanita yang menetap di Jombang, Jawa Timur, ini juga bercerita jika pada tahun 2001 lalu, seluruh rumah di kampungnya terbakar. Namun kediaman mereka sama sekali tidak terjamah amukan api, dan benar-benar utuh.

Konon, sejak saat itu, Eyang Subur dipercaya orang-orang kampung memiliki kelebihan.

Sutik berharap, agar Adi Bing Slamet menghentikan fitnahnya kepada Eyang Subur. Sementara terkait dengan anak dan istri Eyang Subur yang berada di Jombang, Sutik enggan bercerita.(gal)

Adi BIng Slamet Yakin Bisa Seret Eyang Subur ke Jalur Hukum

Adi BIng Slamet Yakin Bisa Seret Eyang Subur ke Jalur HukumJAKARTA- Adi Bing Slamet mengatakan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya hanya untuk berkonsultasi dan mendapatkan pengarahan dari pihak kepolisian sebelum melaporkan Eyang Subur.

"Kita kasih kesempatan buat si Subur napas dulu ya," kata Adi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2013).

Setelah berkonsultasi, Adi pun mengaku yakin jika Subur dapat dijerat secara hukum akibat beberapa perbuatannya yang dianggap telah menyimpang.

"Yakin dong, kenapa enggak yakin menjerat. Kalau proses hukum satu saja fokusnya," tandasnya.