Friday, April 26, 2013

Tangisan Uje Usai Menerima Buku dari Istri

Tangisan Uje Usai Menerima Buku dari IstriJAKARTA- Belum lama ini, almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori (Uje) berulang tahun. Dalam kesempatan itu, sang istri, Pipik memberikan sebuah kado buku yang berisikan kumpulan kata-kata mutiara dari Uje.

"Ini ada buku yang saya buat pas beliau ulang tahun. Ini adalah kumpulan quote yang selama ini dia broadcast di BB sama email. Kumpulan itu saya cetak saya kumpulin jadi satu," kenang Pipik di kediamannya di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan.

Pipik mengenang sang suami sempat menangis ketika dia memberikan buku pemberiannya itu. Namun, Tuhan berkehendak lain dengan memanggil sang ustadz gaul pada Jumat 26 April 2013.

"Pas saya kasih beliau nangis, karena dia sayang sekali kalau kata-kata yang bagus," kenangnya.

Uje, dari Pecandu Narkoba hingga Ustaz Gaul

Uje, dari Pecandu Narkoba hingga Ustaz GaulJAKARTA- Ustaz Jefri Al Bukhari memang fenomenal. Pria yang akrab disebut Ustaz Gaul itu menjadi panutan banyak anak muda, karena pernah terjerumus ke lembah hitam hingga akhirnya menjadi pendakwah ternama.
 
Pria kelahiran 12 April 1973 itu berasal dari keluarga yang agamis H. Ismail Modal dan Hj Tatuk Muryana, bahkan dia pernah mengeyam pendidikan di sebuah pesantren di kawasan Gintung. Tapi, Uje, begitu dia biasa disapa, saat muda tidaklah mudah diatur.
 
Dia sempat terjerumus ke dunia malam hingga menjadi pecandu narkoba. Tahun 2005 dia bertemu dengan Pipik, mantan gadis sampul. Kemudian keduanya menikah 1999.
 
Beredar Foto Awan di atas Pemakaman Uje
 
Artis Ramai Datangi Makam Uje
 
Titik balik kehidupan Uje terjadi saat dia diajak umrah oleh ibu dan kakaknya. Tak lama kemudian, dia pun mendapat amanat dari kakaknya, Ustaz Abdullah Riyad untuk berdakwah di Jakarta. Saat itu kakaknya dipercaya menjadi imam di salah satu masjid besar di Singapura.
 
Pertama kali dia berdakwah di salah satu masjid di Mangga Dua. Sejak itulah dia berdakwah dari majelis ke majelis, hingga akhirnya dia berdakwah di televisi.
 
Ingin tahu Uje lebih jauh, klik video ini.
 
Ribuan orang antarkan Uje ke pemakaman
 
Kenangan Bersama Uje
 
 

Muncul Awan Mirip Orang Berdoa, Ini Kata Istri Uje

Muncul Awan Mirip Orang Berdoa, Ini Kata Istri UjeJAKARTA- Istri almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori, Pipik Dian Irawati, meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang mengenal suaminya.
 
"Saya cuma pengen mengajukan permohonan maaf, maafin Ustadz, suami saya, untuk semua, mungkin waktu dakwah ada yang menyinggung, mungkin ada salahnya, mohon dimaaafkan, diikhlaskan suami saya," kata Pipik di rumah duka, di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/42013)
 
Kabar munculnya awan aneh yang menyerupai orang yang tengah berdoa saat pemakaman suaminya juga menurut Pipik merupakan bukti jika suaminya tidak pernah pilih kasih mendoakan orang-orang yang bertemu dengannya.
 
"Subhanallah, dia kekasih Allah, kekasih Rasulullah, didoakannya, langsung muncul awan ini, kekuasaan Allah, makasih yak semuanya yang udah support UJe, mohon maaf, tanpa kalian Uje engga bisa seperti itu. Doain Abi ya," tutupnya.
 
Janji Upik ke Jenazah Uje
 
"Umi Mau Ikut Abi Saja"
 
Sejak tadi malam, beredar broadcast BBM yang mengedarkan sebuah foto bergambar awan mirip seseorang tengah berdoa. Disebutkan bahwa awan tersebut muncul saat Uje dimakamkan. Tapi, belum ada bukti otentik bahwa awan tersebut benar-benar muncul saat pemakaman Uje.
 
Uje Pandangi Motor Kesayangan
 
Kondisi Motor Uje

Mengubah Bayang Ketakutan Jadi Kesuksesan

Mengubah Bayang Ketakutan Jadi Kesuksesan JAKARTA - Siapa yang tidak mengalami ketakutan? Tentu setiap jiwa memiliki sisi ketakutan.

"Iwan ndak takut hantu, Bu. Iwan takut miskin," ujar Iwan Setyawan kecil, dalam film 9 Summers 10 Autumn.

Seiring waktu bertumbuh, Iwan yang punya panggilan kecil Bayek ini kian yakin ketakutannya itu tidak bakal menjadi kenyataan. Terlahir dari keluarga sederhana di kota Apel, Batu, Jawa Timur, semangat melenyapkan ketakutannya pada kemiskinan menggebu. Bayek sadar, meraih pendidikan tertinggi kuncinya.

Tengok saja lintasan-lintasan peristiwa hidup Bayek mulai kelahirannya medio tahun 1974. Pertama kali masuk bangku sekolah dasar, dia merasakan mulai merasakan kerasnya tempaan sosial. Belum lagi didikan sang ayah menjadi tekanan psikologis terhadap jiwanya yang didominasi didikan ibunya.

Sang ayah ingin Bayek sebagai anak lelaki tunggal di antara empat saudarinya meneruskan profesinya sebagai sopir angkot. Ibunya justru melihat anaknya mempunyai kecerdasan lebih. Betul nyatanya, Bayek memang selalu menjadi bintang kelas. Hingga tiba masa kelulusan, dia dinyatakan diterima di Institut Pertanian Bogor tanpa tes.

Konflik bergulir memenuhi keluarga kecil ini. Peran Ayah yang ditandangi aktor gaek Alex Komang mampu menghidupkan karakter kuat seorang ayah yang ingin mengkopikan dirinya pada si anak. Sosok ibu yang diperankan Dewi Irawan pun meski cenderung stabil, tapi mampu menyeimbangkan ketegangan dengan rasa hangat kekeluargaan.

Bahkan Bayek yang diperankan Ihsan Taroreh sampai terkesan hanya hadir sebagai pemanis. Tidak ada gejolak berarti yang seharusnya menjadi cermin bagi penonton untuk menyimak karakter Iwan Setyawan dalam dunia nyata. Datar, bahkan saat meraih kesuksesan demi kesuksesan, ekspresi dan dialog Ihsan tidak cukup warna.

Justru sang sutradara Ifa Isfansyah mampu membidik segala detail masa lalu Iwan hingga tingkat celetukan-celetukan khas daerah. Kejelian Ifa pada detail terlihat pula dalam pilihan memasukkan kembali tokoh Bayek kala SD sebagai refleksi bayang-bayang trauma masa kecil yang penuh tekanan batin.

Pun di akhir film, kesenduan tadi dibayar damai dengan adegan Bayek yang menawarkan untuk menyopiri mobil ayahnya. Binar mata Ayah sekaligus menandai akhir konflik film. Anak lelakinya kini menuruti kemauannya.

Lontaran-lontaran penuh semangat pun sarat diselipkan oleh penulis skenario Fajar Nugros. Tak lupa, Iwan dan Ifa juga turut campur tangan penuh di penulisan skenarionya.

"Saat melihat film ini saya nangis setengah jam. Film ini bikin saya nggak bisa tidur. Semua prosesnya saya ikuti. Saya mau lima sampai sepuluh tahun lagi tidak malu. Saya bangga banget karena ini museum bagi keluarga saya," ujar Iwan Setyawan, yang hadir dalam peluncuran film 9 Summers 10 Autumn di Blitz Megaplex.

Dia menyadari, setelah 10 tahun di sukses di New York, memang hidupnya terbukti lebih bermakna di Indonesia. Lantaran dia bisa berbagi cerita bahwa kesuksesan bukanlah berasal dari modal kesempurnaan.

"This is not my story, but it's our story. Saya yakin setelah Anda nonton film ini, bawa kehangatannya di tengah keluarga," ungkan mantan Director Internal Client Management Nielsen Consumer Research New York ini.

Intinya, film ini sarat pemain yang bisa meleburkan semua formula masa lalu untuk dihadirkan kembali menjadi kisah inspiratif. Sang sutradara, Ifa Isfansyah mengaku sangat puas dengan hasil kerja tim dalam pembuatan film produksi Angka Fortuna Sinema ini.

"Orang sukses banyak di Indonesia, tapi idealnya kita lihat apa yang mereka lakukan. Iwan Setyawan berani bercerita tentang kisah dan dirinya sendiri. Bahasa sehari-hari dan tokohnya masih hidup. Saya sangat puas pada hasilnya," ungkap Ifa.

Memang awalnya, sutradara terbaik Festival Film Indonesia 2011 ini sangat tertarik memfilmkan novel Iwan yang berjudul sama ini karena penuh nilai-nilai sosial yang menggambarkan kondisi mayoritas keluarga di Indonesia. Bahkan tahun depan, Ifa berniat mendaftarkan film ini di berbagai festival film internasional.

Skenario yang sederhana disertai ungkapan-ungkapan berfilosofi Jawa sangat kuat mewarnai plot 9 Summers 10 Autumn ini. Semuanya mengalir natural menceritakan perjalanan hidup seorang anak sopir angkot hingga akhirnya meraih sukses di Amerika Serikat.

Konsepnya kuat menggambarkan mimpi untuk membentuk keluarga yang penuh dengan cinta dan kebersamaan. "Lewat film ini diharapkan akan tumbuh suatu gerakan untuk menularkan nilai-nilai keluarga kepada masyarakat Indonesia," jelas Ifa.

Pengambilan gambar yang dilakukan di empat kota, mulai dari Batu, Malang, Bogor, Jakarta, hingga ke New York, Amerika Serikat makan waktu hampir dua tahun. Penayangan perdana di jejaring bioskop awal Mei mendatang.

Sebelum Kecelakaan, Uje Pandangi Terus Motor Kesayangan

Sebelum Kecelakaan, Uje Pandangi Terus Motor KesayanganJAKARTA- Istri almarhum Uje, Pipik Dian Irawati mengaku tak menyangka jika sang suami akan meninggalkannya di usia yang terbilang masih muda. Diakuinya, pada malam nahas itu suami tercintanya sedang tidak enak badan.
 
"Saya enggak nyangka secepat ini, dia (Uje) lagi sakit, kecapekan saja," kata Pipik dirumah duka, di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2013)
 
Perasaan tak menyangka itu dirasakannya karena sesaat sebelumnya Uje sempat bercanda dengannya. Namun dengan kondisi yang kurang sehat tersebut, Uje tetap menghadiri sebuah acara.
 
"Dia nelpon 'sayang beliin kue kesukaan Abi di depan'. Saya bilang iya, tapi Abi jangan kemana-mana. Terus beliau bilang mau keluar sebentar, saya bilang jangan Abi, kan lagi keliyengan, lagi engga enak badan, katanya Abi sehat, cuma pengin keluar, ketemu orang ada program buat Ramadan. Saya telpon lagi, abi bilang engga apa-apa kok," kata Pipik.
 
Janji Pipik ke Jenazah Uje
 
Peggy Maklumi Kesedihan Istri Uje
Sebelum terjadi kecelakaan naas itu, Pipik sempat melihat jika Uje terus memandangi terus motor besar kesayangannya itu. Namun akhirnya maut pun tiba menghampiri Ustdaz gaul itu. "Nah, abis itu ada telefon. Saya enggak denger, dikabarin kalau beliau sudah di UGD, terus saya pegang badannya hangat," ungkapnya.

Kondisi Motor Uje Usai Kecelakaan

Kakak Sering Didatangi Arwah Michael Jackson

Kakak Sering Didatangi Arwah Michael JacksonLOS ANGELES - La Toya Jackson percaya bahwa sang adik, Michael Jackson, sering berkunjung ke rumahnya di Encino, California. Padahal, pria yang dijuliki King of Pop itu telah meninggal pada 25 Juni 2009.

Dia mengatakan, penjaga keamanan di rumahnya mengaku kerap mengalami kejadian aneh setelah kematian Michael. Anjing peliharaan La Toya juga selalu menggonggong setiap malam dan melihat ke arah kamar tidur Michael.

"Keamanan berkata itu sering terjadi. Setiap malam anjing menggonggong, dan dia melihat bayangan. Aku berkata, 'Itu berasal dari kamar tidur Michael, di sanalah dia tinggal'. Anjing sering menggonggong setiap malam dia hanya melihat ke arah kamar Michael," ungkapnya.

Selain itu, pihak kemananan mendengar suara seseorang sedang menari tap yang biasa dilakukan Michael ketika masih hidup.

"Dan kemudian di bagian atas rumah, mereka berkata mendengar seseorang menari tap. Michael melakukan itu setiap hari Minggu selama dua jam, dia melakukan itu untuk membuat adrenalinnya berjalan," lanjut La Toya.

Dia mengaku masih penasran dengan penyebab kematian pelantun lagu Black and White tersebut. Dalam reality shownya, Life with La Toya, bekas kontestan The Celebrity Apprentice ini bahkan berkunjung ke seorang paranormal yang dapat menghubungkannya dengan arwah Michael.

"Dia hanya ingin datang, seperti jika dia masih hidup. Tapi dia juga ingin kau tahu, tidak masalah untuk membiarkan sesuatu pergi. Dia ingin kau tahu bahwa dia sudah pergi. Tidak masalah untuk membiarkannya pergi. Sejujurnya, dia tidak ingin kau khawatir tentang penyebab kematian. Teruslah menghormatinya dan ingin kau tahu dia selalu untuk kau," kata paranormal, seperti dilansir Aceshowbiz.

Pipik ke Uje: "Umi Janji Gedein Mereka Sampai Kaya Abi"

Pipik ke Uje: "Umi Janji Gedein Mereka Sampai Kaya Abi"JAKARTA- Sebagai seorang istri, Pipik Dian Irawati mengaku tidak pernah menyadari jika beberapa perilaku Uje beberapa hari sebelum meninggal ternyata merupakan pertanda akan perginya dai gaul itu.
 
"Saya enggak punya firasat, dia bilang ‘yuk umi belajar jadi mayit yuk’. Saya enggak mau, dia bilang ayok kita berdua belajar jadi mayit yuk, itu masih engga ada firasat," kata Pipik dirumah duka, dikawasan Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2013)
 
Pipik ternyata baru menyadari jika sang suami tercinta akan pergi setelah Uje menciptakan lagu untuk anaknya. Lagu tersebut menceritakan tentang kehidupan anaknya mendatang tanpa Uje.
 
"Terus beliau masih nyiptain lagu, ternyata itu pertanda dia dipanggil Allah. Dia (Uje) cuma bahas soal anak, 'Abi bangga sama dedek, kalau Abi engga ada, dedek,' anak saya yang kedua yang jadi dakwah, saya bangga," kata Pipik.
 
Pipik Tak Terima Uje Berpulang?
 
Syahrini Tak Kuasa Melihat Kesedihan Pipik
Pipik yang terlihat masih bersedih langsung memeluk salah satu putranya.  "Saya bilang kamu harus bangga, kamu soleh, kamu amanah ya nak, Abi kan selalu pesen, kalau pas Abi enggak ada, dedek sama Umi, Alhamdulillah dedek enggak pernah ketinggalan salat," kata Pipik kepada putranya.
 
Oleh karena itu setelah kepergian sang suami tercinta, Pipik pun mengungkapkan janjinya kepada Uje jika dirinya akan membesarkan anak-anaknya hingga menjadi orang yang besar seperti Abinya.  "Sampai saya tadi janji, Abi, Umi akan gedein mereka sampai jadi orang besar kayak Abi," janji Pipik
 
Peggy Maklumi Kesedihan Mendalam Pipik
 
 

Will.I.Am Pinjamkan Rumah Mewahnya untuk Cheryl Cole

Will.I.Am Pinjamkan Rumah Mewahnya untuk Cheryl ColeLOS ANGELES - Will.I.Am dan Cheryl Cole diketahui bersahabat baik. Tak heran jika dia menawarkan bekas istri Ashley Cole itu tinggal di rumah mewahnya di Los Feliz, selama musim panas.

Penyanyi asal Inggris ini tengah mencari sebuah rumah di Los Angeles. Will.I.Am pun meminta Cheryl untuk tinggal di kediamannya yang berada di Los Feliz hingga menemukan tempat baru untuk menetap.

Rumah itu memiliki sejumlah fasilitas luar biasa, seperti studio rekaman, kolam renang pribadi, dan tempat tinggal untuk para stafnya. Demikian seperti dilansir Digitalspy.

"Will senang Cheryl ingin menetap di Los Angeles. Dia tidak berada di sana saat musim panas dan akan senang jika tempat itu ditinggali daripada kosong," ungkap sumber.

Keduanya memang memiliki hubungan yang sangat dekat. Kesukesan Cheryl di dunia tarik suara juga tak lepas dari campur tangan Will.I.Am. Dia bahkan selalu memberikan dukungan saat kekasih Tre Holloway tersebut dipecat dari X Factor.

"Apa yang terjadi dengannya adalah salah dan aku berjuang untuknya," kata Will.I.Am.

Cheverly Amalia Hadirkan Puluhan Bintang lewat Chevynote

Cheverly Amalia Hadirkan Puluhan Bintang lewat ChevynoteJAKARTA - Tak puas jadi aktris dan penyanyi, kini Cheverly Amalia membuat acara yang diberi tajuk Chevynote. Apa itu? Chevynote merupakan acara yang tayang melalui TV online.
Dalam acaranya ia menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten, seperti Maman Suherman (praktisi media), Shankar RS (Produser), Sheny Andrea (aktris / pengarang novel) serta Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo (aktris / pembuat film).


Dari acara ini pula ia akan membuat dokomentasi buku agar masyarakat yang tak berkesempatan melihat siarannya bisa dengan santai membaca bukunya.


“Jadi baru bisa saya wujudkan sekarang ini keinginan untuk bikin buku saku. Yang akhirnya muncullah nama Chevynote untuk proyek ini,” ungkap Cheverly mengakui buku saku tersebut akan dilempar dengan harga sangat murah di pasaran.


Pemilik “goyang bageder” ini ingin memberikan sebagian ilmu yang didapat dari para narasumber untuk dipelajari lagi oleh masyarakat.


Demi nara sumber yang menjadi incarannya, pemeran film London Virginia ini sampai rela terbang ke Singapore. Well, siapa ya, kira-kira narasumbernya?


“Nanti akan saya bocorkan kalau sudah proses syutingnya ya?” pintanya sambil memberikan senyum manisnya. Ia pun mengaku telah mengantongi puluhan bintang yang akan masuk dalam buku sakunya.


Cheverly juga bercerita kala bertemu idolanya, Rahayu Saraswati atau Sara di sebuah kesempatan. Proses “hunting” Sara, Cheverly hanya butuh seminggu saja.


“Pokoknya jujur abis kalau saya sangat mengidolakan Sara. Makanya kesempatan ini benar-benar saya manfaatkan secara maksimal,” katanya seperti mendapat durian runtuh.


Ia pun menjelaskan kenapa mengidolakan Sara, “Karena dia adalah sosok perempuan yang bright, brave dan brilliant. Apalagi dengan usia Sara yang masih muda, nyaris sempurna tampilannya dan sangat down to earth,” puji perempuan yang dijuluki Miss Online ini, yang mendapat kesempatan mewawancarai Sara tiga jam lamanya di Mamacita, Senayan City, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

"Kasihan Mbak Pipik"

"Kasihan Mbak Pipik"JAKARTA- Setiap orang yang mengenal sosok Ustadz Uje pasti akan merasa sangat kehilangan dengan kepergian Uje untuk selama-lamannya. Terlebih yang dirasakan istri Uje, Pipik.

Syahrini yang melihat istri almarhum Uje tanpa hentinya menangis membuat artis 'Sesuatu' itu pun tak kuasa menahan kesedihannya. "Kasian Mba Pipik," kata Syahrini saat ditemui di rumah duka Ustadz Uje, dikawasan Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2013).

Syahrini mengaku mendengar kabar duka tersebut sejak subuh langsung berusaha menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara tahlilan yang diadakan di rumah duka.

"Kebetulan abis live stasiun TV. Sampai rumah ada broadcast dari istrinya. Pas liat di salah satu TV Uje kecelakaan, kaget sih ya," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Syahrini mengucapkan rasa dukanya yang mendalam. "Uje adalah temen sahabat semua orang, Insya Allah adalah orang yang baik, meninggal dihari baik, khusnul khotimah," ujar Syahrini.