Monday, April 22, 2013

Sakau, Ozzy Osbourne Sebut Sharon Ingin Membunuhnya

Sakau, Ozzy Osbourne Sebut Sharon Ingin MembunuhnyaLOS ANGELES - Sebagai penyanyi rock, bukan rahasia lagi jika Ozzy Osbourne kerap mengonsumsi obat terlarang dan alkohol. Kebiasaaan buruk ini juga dikabarkan membuat rumah tangganya dengan Sharon terancam berakhir. Mereka bahkan sempat pisah rumah, beberapa waktu lalu.

Ketika tengah dalam pengaruh obat terlarang, Ozzy bertingkah buruk dan berpikir bahwa sang istri akan membunuhnya. Padahal, Sharon selalu setia mendampingi dan berusaha menyembuhkan ketergantungannya.

"Ozzy tahu dia menempatkan Sharon seperti di neraka tapi sebenarnya dia tidak bisa mengigat dengan jelas apa yang telah dia lakukan. Baru-baru ini dia menghabiskan satu minggu tanpa tidur dan membuat Sharon hidup seperti di neraka," ungkap sumber.

Ozzy sempat berlari di sekitar rumah mereka di Los Angeles sambil berteriak bahwa Sharon akan membunuhnya. Hal ini diperparah lantaran ayah dua anak tersebut tidak tidur selama enam hari. Karena itu, Sharon memilih untuk meninggalkan suaminya.

"Dia terus berlari dengan pakaian yang sama sepanjang waktu,tidak mandi. Dia terus mengatakan Sharon ingin membunuhnya. Itu membuat Sharon hancur. Dia berteriak dan menangis, 'Mereka berusaha membunuhku. Sharon ingin membunuhku'. Itu menghebohkan," paparnya.

Sharon yang kini berusia 64 tahun dikabarkan mulai merasa bosan dengan kebiasaan Ozzy mengonsumsi obat terlarang. Dia juga semakin sedih lantaran divonis mengidap penyakit kanker. Namun, beberapa temannya selalu memberikan dukungan agar bekas juri X Factor itu dapat menjalani semuanya dengan baik.

"Sharon telah melalui ini beberapa kali sebelum bertanya pada dirinya sendiri, apakah dia benar-benar ingin menghabiskan sisa hidupnya seperti ini? Banyak sahabat selebriti selebriti Eltohn John dan Simon Cowell menenangkannya, dan berkata bahwa inilah saatnya untuk Sharon untuk mementingkan hidupnya sendiri. Ketakutan terbesar adalah, tanpa Sharon, Ozzy dapat kembali ke obat terlarang. Sharon telah menjalani pernikahan yang sulit bertahun-tahun dan perjuangannya sendiri melawan kanker," tutup sumber, seperti dilansir Showbizspy, Selasa (23/4/2013).

Bukan Dukun, Eyang Subur Kaya Raya karena Bikin Film

Bukan Dukun, Eyang Subur Kaya Raya karena Bikin FilmJAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memutuskan Eyang Subur dukun. Namun, kuasa hukum Eyang Subur, Ramdan Alamsyah, punya bukti membantah hal itu. Kata Ramdan, kliennya berprofesi sebagai pengusaha.

Bahkan, Ramdan membeberkan aset kekayaan milik kliennya yang berupa kepemilikan sebuah perusahaan di bidang film sejak tahun 2004. Namun, Ramdan enggan menjelaskan dari mana modal kliennya bisa memiliki perusahaan perfilman. Sementara itu, Eyang Subur diketahui mengawali pekerjaan dari seorang penjahit.

"Itu enggak usah dibicarain. Eyang ini punya usaha lho, pekerjaan yang dicatat di akta keluarga itu Eyang sebagai wirausaha," kata Ramdan di kawasan Jakarta Selatan, Senin 22 April 2013 malam.

Menurut Ramdan, perusahaan Eyang masih berproduksi. Bahkan pernah membuat film berjudul Buldozer.

"Dia pendiri perusahaan, Eyang sebagai pemilik saham. Posisinya sebagai komisaris utama. Kalau dibilang dukun itu salah. Termasuk Arya Wiguna itu sebagai editor film," tandasnya.

Baru Rilis, Oblivion Rajai Box Office

Baru Rilis, Oblivion Rajai Box OfficeLOS  ANGELES â€" Oblivion, pekan ini merajai box office dengan pendapatan yang terus meroket sampai menyentuh angka USD37 juta atau setara Rp359,6 miliar.

Film bergenre science yang dibintangi Tom Cruise, Olga Kurylenko, Andrea, dan Riseborough ini mampu menaklukkan 42, yang sebelumnya juga menghasilkan laba tertinggi di box office.

Sebagai film pendatang baru, Oblivion memang tidak memiliki saingan di genre-nya. Meski film drama terbaru Filly Brown cukup menarik, film garapan Joseph Kosinski ini berhasil membuat orang penasaran.

“Film tentang pelarian memang akan selalu menang,” ujar pengamat box office Tim Brody, seperti dilansir Aceshowbiz, Selasa (23/4/2013).

42 kini harus turun satu peringkat setelah dikalahkan Oblivion. Sementara yang masih bertahan dengan posisi ketiganya adalah The Croods. Sedangkan Scary Movie 5 terpaksa turun ke peringkat empat, dan G.I Joe: Retaliation masih betah bercokol di urutan kelima.

Berikut, daftar box office pekan ini:

Oblivion- USD37 juta
42 - USD17,7 juta
The Croods - USD9,2 juta
Scary Movie 5 - USD6,1 juta
G.I. Joe: Retaliation - USD5,8 juta
The Place Beyond the Pines - USD4,9 juta
Olympus Has Fallen- USD4,5 juta
Evil Dead - USD4,1 juta
Jurassic Park - USD4 juta
Oz: The Great and Powerful - USD3 juta.(gal)

Eyang Subur Kaya Raya karena Bisnis Film?

Eyang Subur Kaya Raya karena Bisnis Film?JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memutuskan Eyang Subur dukun. Namun, kuasa hukum Eyang Subur, Ramdan Alamsyah, punya bukti membantah hal itu. Kata Ramdan, kliennya berprofesi sebagai pengusaha.

Bahkan, Ramdan membeberkan aset kekayaan milik kliennya yang berupa kepemilikan sebuah perusahaan di bidang film sejak tahun 2004. Namun, Ramdan enggan menjelaskan dari mana modal kliennya bisa memiliki perusahaan perfilman. Sementara itu, Eyang Subur diketahui mengawali pekerjaan dari seorang penjahit.

"Itu enggak usah dibicarain. Eyang ini punya usaha lho, pekerjaan yang dicatat di akta keluarga itu Eyang sebagai wirausaha," kata Ramdan di kawasan Jakarta Selatan, Senin 22 April 2013 malam.

Menurut Ramdan, perusahaan Eyang masih berproduksi. Bahkan pernah membuat film berjudul Buldozer.

"Dia pendiri perusahaan, Eyang sebagai pemilik saham. Posisinya sebagai komisaris utama. Kalau dibilang dukun itu salah. Termasuk Arya Wiguna itu sebagai editor film," tandasnya.

Eyang Subur Keukeuh Menolak Disebut Dukun

Eyang Subur Keukeuh Menolak Disebut DukunJAKARTA â€" Eyang Subur keukeuh menolak dibilang telah melakukan praktik pedukunan. Padahal, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa sesat.

"Itu kan disebutkan hanya kesaksian, tidak dari fakta. Kesaksiannya pun dari pihak Adi, saksi kita tidak dipertimbangkan," kata kuasa hukum Eyang Subur, Ramdan Almsyah, di kawasan Jakarta Selatan, Senin 22 April 2013 malam.

Lebih lanjut, Ramdan mengungkapkan, kliennya tidak pernah merasa membuka praktik pedukunan. Meski masih ngotot, Ramdan menyerahkan semua penilaian kepada masyarakat.

"Itu vonis yang dilakukan biar masyarakat yang menilai," imbuhnya.

Sementara itu, tim kuasa hukum Eyang Subur lainnya, Made Rahman Marasabessy, menjelaskan pihaknya hanya bisa meredam diri setelah fatwa penyimpangan kepada Eyang Subur dikeluarkan.

"Kalau tidak bisa dibuktikan, kita sih hanya bisa cooling down saja. Ketemunya saja cuma sekali, masa bisa buat kesimpulan. Kita tidak terima poin kedua hasil dari MUI," tandasnya.(gal)

Zaskia "Gotik" Akui Eyang Subur Sesat

Zaskia "Gotik" Akui Eyang Subur SesatJAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang menyebutkan ajaran Eyang Subur menyimpang. Itu turut menarik perhatian Zaskia "Goyang Itik" (Gotik).

"Tersesat itu ya salah memuja, salah keyakinan juga, itu sesat. Neng enggak terlalu ngikutin Eyang Subur ya, gitu saja," ujar Zaskia saat dijumpai di studio RCTI, Selasa (23/4/2013).

Artis yang pernah berkonflik dengan grup De Mocca terkait goyangannya itu mengaku tidak memiliki guru spiritual. Dara kelahiran 27 April 1990 itu lebih memilih memiliki guru senam.

"Neng enggak punya guru spiritual, punyanya guru senam," tutupnya, singkat.

Baru Cerai, Tata Janeeta Jadi Curhat Sama Bantal

Baru Cerai, Tata Janeeta Jadi Curhat Sama BantalJAKARTA - Resmi menjanda, Tata Janeeta mengaku banyak merasakan perubahan sikap dalam dirinya. Dia pun lebih suka mengobrol bersama bantal.

"Kasih tahu enggak ya. Aku sedang menikmati kesendirian aku dan sama anak-anak, kadang-kadang malam suka bengong, wajar itu (perceraian) masih baru," kata Tata di Studio Hanggar, Jakarta Selatan, Senin 22 April 2013 malam.

Meski mengaku pernah merasakan drop rumah tangganya kandas, Tata berusaha tetap tegar menjalani kesedihan. Dia pun berusaha melepas bayang-bayang bekas suaminya.

"Oh aku enggak, aku bukan tipe wanita seperti itu, aku strong woman. Sekarang ngobrolnya sama bantal. Ya, jadi telan sendirian lah, paling sama mama. Sama mama juga takutnya ngebebanin," tandasnya.

Lapor ke Komnas HAM, Eyang Subur Cuma Pengalihan Isu

Lapor ke Komnas HAM, Eyang Subur Cuma Pengalihan IsuBEKASI- Adi Bing Slamet heran dengan niatan Eyang Subur ingin mengadukan dirinya ke Komnas HAM. Padahal menurutnya, apa yang terjadi saat ini merupakan risiko perbuatannya sendiri.

"Kalau dicurhat ke Komnas HAM karena anak-anaknya malu, itu kan ulahnya Subur. Konsekuensinya harus ditanggung sendiri, itu risikonya. Ngadu ke Komnas HAM, tapi enggak mengerti," kata Adi ditemui di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat, Senin 22 April 2013 malam.

Adi mengaku sudah tidak ingin mendengarkan bantahan
yang dilontarkan paranormal fenomenal itu mengenai penyimpangan ajarannya. Adi menilai, upaya yang dilakukan Eyang Subur saat ini hanya untuk mengalihkan isu.

"Pokoknya kita enggak mau dengar. Jawab saja dulu ini MUI kan sudah jelas, ini ada sanksinya jangan mengalihkan isu.  Urusan akidah jangan dipelintir dengan hak manusia, ini enggak ada hubungannya sama HAM," tandasnya.(gal)

Adi Bing Slamet: Banyak yang Ingin Serang Eyang Subur

Adi Bing Slamet: Banyak yang Ingin Serang Eyang Subur JAKARTA â€" Adi Bing Slamet mengaku, bukan hanya dirinya yang ingin menyadarkan Eyang Subur, namun banyak pihak lain ingin menyerang paranormal fenomenal itu.

Sebelumnya, pihak Eyang Subur sempat mengungkapkan, mereka tidak berniat menyelesaikan perseteruan dengan jalan damai. Sedangkan, Adi mengatakan ingin menyelesaikannya secara damai.

"Sebenarnya dari kita punya niat baik kalau misalkan tidak ada kata damai. Dari dulu orang sudah sangat ingin menyerang subur," kata Adi ditemui di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat, Senin 22 April 2013.

Lebih lanjut, Adi mengungkapkan, dia ingin menyelesaikan perseteruan tanpa kekerasan dari kedua belah pihak. Namun, saat ini dia lebih memilih mengikuti proses yang telah berjalan, salah satunya fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap Eyang Subur.

"Saya sih maunya alami saja, enggak ada kekerasan. Kita serahkan ke masyarakat yang menilai," tutupnya. (gal)

Adi Bing Slamet Tak Peduli Lagi dengan Eyang Subur

Adi Bing Slamet Tak Peduli Lagi dengan Eyang SuburBEKASI - Adi Bing Slamet mengaku tidak peduli dengan komentar Eyang Subur, mengenai fatwa yang baru dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurutnya, dukun fenomenal tersebut hanya mencari alasan saja.
 
"Masa bodoh dia mau bilang apa, MUI sudah mengeluarkan fatwa secara tegas enggak ada yang perlu ditafsirkan," kata Adi ditemui di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat, Senin 22 April 2013 malam.
 
Bekas penyanyi cilik ini juga tidak mempermasalahkan keberatan Eyang Subur terkait fatwa tersebut. Bagi Adi, Eyang Subur memang tidak akan menghiraukan fatwa yang dikeluarkan MUI, sebab dia berambisi menguasai dunia.
 
"Silakan mau keberatan, kita enggak mau ambil pusing. Enggak ada lagi, selesai. Sepertinya dia enggak takut sama MUI, dia kan mau jadi penguasa dunia," tandasnya.(gal)